belakangan ini kita tahu banyak bencana melanda bumi kita tercinta. Mulai dari banjir, puting beliung, gempa bumi, tsunami, hingga gunung meletus. Sebagian dari kita akan menganggap hal ini adalah peringatan dari Tuhan untuk kita. Sebagian lagi akan menganggap ini adalah fenomena alam yang biasa terjadi, mengingat umur bumi yang sudah tua. Apapun itu, bahwa segala hal mempunyai makna untuk dipelajari. Bukan hanya kejadian yang mencekam semata. namn semua pasti ada positifnya. Ya, cuma denan positif thinking itu hidup akan terasa lebih nyaman. Mari kita cari positifnya.
Waktunya bumi berbenah, waktunya manusia berbenah
Sekian lama kita hidup di bumi sebagai khalifah, Pernakah terfikir kita sering membuat kerusakan? Apakah kita sudah melakkan yang terbaik untuk semua orang? Itu juga ayat ayat Tuhan yang tak tertulis. Pesan yang seperti mengatakan " Jaga tempat kalian berpijak dan berteduh. Jangan takut,kami hanya sakit. Kami begini agar kami sembuh"
Sebuah kebaikan setelah bencana
Biasanya saat ada bencana besar seperti ini hati kecil kita (buat yang masih punya) akan tergerak untuk menolong. Secara otomatis Jiwa sosial kita tergugah. Kalo nggak ada momen kayak gini, entah kapan kita bisa jadi manusia yang lebih baik.
Bumi jadi lebih baik
Setelah bumi bergejolak, Bumi mengalami adaptasi. Seperti mahluk hidup, adaptasi ini memang butuh perubahan. Dan saat ini itulah yang terjadi.
Manusia jadi lebih baik
Selain rasa sosial, ternyata kita yang ditimpa bencana akan mendapat poin lain. Tabah, Sabar, Kuat dan lebih beriman. Ya kan?
Itun sedikit dari opini saya. Silakan setuju atau silakan tidak setuju. Tapi coba renungkan semua yang terjadi.
Selamat Datang Di Duniaku
dunia kecil tempatku berbagi
Minggu, 31 Oktober 2010
Minggu, 03 Oktober 2010
Berburu Tempat magang
'maaf mas, ga bisa'
selalu saja begitu jawabnya. Huft bingung aku. Sudah beberapa mencari tempat magang tapi ga dapet juga. Kami memang berkelompok. Namun baru beberapa dari kami yang dapat magang.
' Gimana Sat?' tanya teman teman yang lain saat menungguku di rumah.
' Maaf Pak, pada ga bisa'
kami sudah lelah. Ingin rasanya mengakhiri pencarian ini. Tapi ini harus. Aku tak bisa apa apa lagi.
Semua tempat magang yang kami tanyai selalu menjawab dengan pernyataan yang beda namun bermakna sama. "nggak muat tempatnya mas", "nggak ada pembimbingnya, Mas atau cuma menggelengkan kepala. Kemana harus kucari lagi.
=====
Waktunya hampir habis. Hampir tanggal 1 Oktober. Aku belum juga dapat magang. Padahal deadlinenya tanggl 1 Oktober itu. Teman teman yang lain sebagian sudah. Tinggal beberap gelintir lgi. Sebagian lagi malah sudah bekerja di tempat lain. Beruntungnya mereka. Hingga akhirnya datang kabar gembira itu.
Di sebuah konter di daerah Kranggan menerima penawaran magang kami. Mereka minta tiga orang. Dan aku salah satunya. Senangnya aku. Lalu kami rencanakan pertemuan di Disnakertrans Jogja esoknya.
Esoknya aku harus menahan kesenanganku sesaat. Seorang Teman memita bantuan untuk oper magang denganku. Dan, dengan iklas dan terpaksa, aku setuju. apalagi sebuah konter ddi Jogjatronik yang letaknya lebih dekat dari rumah menanti kedantangan kami. Dengan Asumsi mereka akan menerima kami magang di sana.
Namun kami salah. Mereka menanti untuk sebuah kabar buruk. Kami ditolak. Bagaimana ini??
Pikir punya pikir ternyata Tuhan punya jalan lain. Seorang teman menawarkan bantuan magng dengan sistem kerja yang fleksibel. Silakan kesini kalo memang benar benar perlu. Wah Cuma nulis absen dan datng saat dibutuhkan saja. Memang rencan Tuhan yang terbaik.
=================================================================================
Itu dia sedikit pengalamanku. Sedikit bisa diambil pelajarannya. Terus berdoa, berusaha, pantang menyerah, dan Tuhan akn selalu bersama kita
selalu saja begitu jawabnya. Huft bingung aku. Sudah beberapa mencari tempat magang tapi ga dapet juga. Kami memang berkelompok. Namun baru beberapa dari kami yang dapat magang.
' Gimana Sat?' tanya teman teman yang lain saat menungguku di rumah.
' Maaf Pak, pada ga bisa'
kami sudah lelah. Ingin rasanya mengakhiri pencarian ini. Tapi ini harus. Aku tak bisa apa apa lagi.
Semua tempat magang yang kami tanyai selalu menjawab dengan pernyataan yang beda namun bermakna sama. "nggak muat tempatnya mas", "nggak ada pembimbingnya, Mas atau cuma menggelengkan kepala. Kemana harus kucari lagi.
=====
Waktunya hampir habis. Hampir tanggal 1 Oktober. Aku belum juga dapat magang. Padahal deadlinenya tanggl 1 Oktober itu. Teman teman yang lain sebagian sudah. Tinggal beberap gelintir lgi. Sebagian lagi malah sudah bekerja di tempat lain. Beruntungnya mereka. Hingga akhirnya datang kabar gembira itu.
Di sebuah konter di daerah Kranggan menerima penawaran magang kami. Mereka minta tiga orang. Dan aku salah satunya. Senangnya aku. Lalu kami rencanakan pertemuan di Disnakertrans Jogja esoknya.
Esoknya aku harus menahan kesenanganku sesaat. Seorang Teman memita bantuan untuk oper magang denganku. Dan, dengan iklas dan terpaksa, aku setuju. apalagi sebuah konter ddi Jogjatronik yang letaknya lebih dekat dari rumah menanti kedantangan kami. Dengan Asumsi mereka akan menerima kami magang di sana.
Namun kami salah. Mereka menanti untuk sebuah kabar buruk. Kami ditolak. Bagaimana ini??
Pikir punya pikir ternyata Tuhan punya jalan lain. Seorang teman menawarkan bantuan magng dengan sistem kerja yang fleksibel. Silakan kesini kalo memang benar benar perlu. Wah Cuma nulis absen dan datng saat dibutuhkan saja. Memang rencan Tuhan yang terbaik.
=================================================================================
Itu dia sedikit pengalamanku. Sedikit bisa diambil pelajarannya. Terus berdoa, berusaha, pantang menyerah, dan Tuhan akn selalu bersama kita
Langganan:
Postingan (Atom)