Selamat Datang Di Duniaku

dunia kecil tempatku berbagi

Selasa, 23 November 2010

Jangan Pernah Takut

Suatu hari aku pernah meras ragu. Semua hanya gara gara satu omongan seseorang. Omongannya memang tak bisa disalahkan. Dan aku merasa kalah. Dalam hati sat itu aku berpikir " Ya, dia benar, aku ini orang yang tak bisa berbuat apa apa. Aku tak berkuasa dibanding dia. Ya, mungkin aku hanya onggokan sampah hidup untuk orang orang disekitarku". Itu yang saat itu kupikirkan. Entahlah, waktu itu aku sempat putus asa. Tak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Aku tak berdaya jika dibanding dengannya. Jelas saat itu aku kalah. Dia telah merobek impianku.

Namun beberapa saat setelah kejadian itu. Tuhan rupanya menunjukkan ayatNya yang tak tertuliskan padaku. Pagi itu sepulang dari pasar, dengan gontai menuntun sepedaku. Namun sesuatu menuntunku untuk berhenti. Berhenti tepat pada sumber suara berisik yang terdengar dari dalam pasar. Aku terdiam sejenak. Mengamati dan mempelajari apa yang sebenarnya terjadi.

Seekor anjing menyalak kepada seekor kucing yang ketakukan. kucing hitam itu seakan berteriak "pergilah!". Dan si anjing terus menyalak, "Lewati aku kalau kau memang berani.", Dengan ketakutannya, sang kucing mulai meninggikan suaranya, "sudahlah! aku tak mau berurusan denganmu! apa salahku sampai kau begini padaku?"
"Kau jelas salah, kucing. Salah tubuhmu tak lebih besar dariku! Sekarang apa masih kau mengeong seperti itu?" kata anjing
"Kenapa harus takut padamu? Kamu hanya menyalak dengan keras sampai seisi pasar dengar. Kalau kau memang lebih hebat dariku, ayo! kutantang kau!" Kucing menantng dengan eongannya yang lirih namun berani.
"APA!!" Anjing tak terima dengan perkataan kucing
"Ayo majulah kalau kau memang berani!" Perlahan tapi pasti, kucing itu keluar dari persembunyiannya. Anjing pun menyalak makin keras. Tapi aneh, si kucing makin berani. Si anjing dengan perasaan malunya kemudian meninggalkan kucing kecil itu dengan gonggongannya yang masih terdengar. Kucing itu berlari. entah kemana
Lalu saat itu dalam hati aku berpikir "YA, AKULAH KUCING ITU. Aku harus berani sepertinya!"

================================================================================

itulah sepenggal pengalamanku yang semoga bisa membawa hikmah di hidup teman teman. Ini nyata. Karena Tuhan selalu tahu apa yang kita butuhkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jangan cuma baca doang,,komen lah,,selagi komen masih dihalakan